Kepala unit Dikyasa Satlantas Polres Purbalingga mengadakan sosialisasi tertib lalulintas di SMAN 1 Rembang

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menghimbau Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah untuk mengakselerasi implementasi pendidikan lalulintas di Provinsi Jawa Tengah. Upaya tersebut guna menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara Kapolda Jawa Tengah dengan Gubernur Jawa Tengah dan Perjanjian Kerjasama antada Direktur lalulintas Polda Jawa Tengah dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

MoU dan perjanjian kerjasama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas sebagai pendidikan budi pekerti serta untuk mengurangi angka kecelakaan di kalangan pelajar. Upaya peningkatan kesadaran lalulintas lebih ditekankan kepada para pelajar mengingat angka kecelakaan yang terjadi sebagian besar didominasi pelajar yang berusia di bawah 17 tahun (baca juga: SMAN 1 Rembang adakan pembinaan tertib lalulintas)

Sehubungan dengan hal tersebut Bupati/Walikota diminta untuk menyosialisasikan kesadaran tertib lalulintas di wilayahnya masing-masing, melakukan langkah-langkah operasional pencegahan kecelakaan lalulintas, mendorong implementasi pendidikan lalu lintas di satuan pendidikan dasar dan menengah melalui koordinasi intensif dengan kepolisian, dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait menyangkut keberhasilan pelaksanaan program pendidikan lalulintas.

Dan terakhir, Bupati/Walikota diminta untuk melaporkan keberhasilan pelaksanaan pendidikan lalulintas di wilayahnya masing-masing kepada Gubernur Jawa Tengah.

(Sumber: Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 420/002141 tanggal 24 Februari 2015)

Komentar